Tetangga.. oh tetangga..

^_^

Aku bukan orang yang mudah mengagumi sesuatu atau seseorang, termasuk tetangga ku itu..

Setiap saat aku tinggal d rumah saudara ku itu.. aku akan menemukan pagi yang ramai, siang yang ceria, sore yang penuh tawa..dan malam yang selalu ada cekikian anak kecil. Bukan dirumah ku.. tapi..rumah yang tepat saling berbagi dapur dengan ku..

Dia mungkin sekitar 3-4 bulan pindah disana.. seorang perempuan usia muda, anaknya yang masih berusia 2 tahun, seorang suami dan kadang-kadang keluarganya datang kesana.

Aku bilang, bahwa dia tidak memakai jilbab.. setiap kali berpapasan di ruang belakang.. misal dia sedang mencuci piring dan aku menjemur handuk sehabis mandi.. aku hanya melihatnya dengan celana pendek, dan kaos ketat yang cantik.. Warna kulitnya hitam manis, dihiasi rambut lurus sebelikat, selalu digerai.. Anaknya botak, bocah laki-laki yang gedut, sewarna dengan kulit ibunya.. hitam manis. Aku tidak pernah bertemu suaminya.. mungkin karena aku juga jarang ada di sana.

Tampilannya tidak ada yang aneh.. seorang wanita biasa, seoang ibu biasa..

Hanya dimata ku.. dia luar biasa..

Apa yang membuat dia luar biasa?!! Kelembutannya.

Kelembutan dia tidak diidentikan dengan suara yang halus dan mendayu-dayu.. tapi bahasa yang diucapkannya.. Bagi telinga ku.. selama aku tinggal disana,  dan semenjak dia pindah di belakang rumah ku.. tidak pernah sekalipun aku mendengar siapa nama anaknya atau nama suaminya.. yang aku dengar hanya sebutan..”Sayang..”.. atau” Nak..”

Jika dia mengatakan sesuatu kepada anaknya.. dia akan bilang..

“Kan udah ibu bilang, jangan terlalu dekat.. tuch jadi basahkan, sayang.. yo masuk dulu yaa…”

Aku melihat anaknya berdiri di dekat dia yang sedang mencuci piring d wastafel luar.. dan anaknya kena cipratan air wastafel itu.. ^_^

Setiapkali mencegah, meminta bantuan, atau meminta seseorang dalam rumahnya *anak atau suaminya* dia selalu bilang..

“Sayang, bisa bantu ibu..”

Atau dilain waktu…

“Nak, makan dulu ya, nak.. setelah itu baru main lagi..”

Dan pagi tadi aku mendengar..

“Sayang, tunggu di dalam ya.. ibu sedang cuci piring.. Sayang laper ya?! setelah cuci pirig ibu buatkan makan.. okay, Nak?!”

Aku menginntipnya di jendela belakang, karena kamarku memang yang paling belakang di rumah, kamr pembantu..hehehhe..
Anaknya bertelanjang bawah, tidak memakai celana..sepertinya habis ngompol.. dia mengangguk menuruti perintah ibunya..

“Tapi nanti makanannya di habiskan ya, nak.. sebentar ya..”

Selama dia mencuci dan meninta anaknya untuk bersabar.. dia terus berbicara menengkan..
Anak-anak, tetap saja, sesekali bocah gempal itu keluar..dan sekali ini dia menangkap basah aku yang membuka gorden terlalu lebar. Matanya menatap seperti mengenali sesuatu. Ibunya tersenyum ke arah ku.. Aku tersenyum.

Lain kemudian aku mendengar dia bertelephon..

“Udah nyampe mana, ams?! Udah sampe?!.. tadi pagi gak sempat makan, sekarang udah makan, sayang?!”

mmmmm.. Aku pikir itu pasti suaminya yang dia telephone. Mesranya..

Aku tidak pernah mendengar dia memaki atau membentak anaknya.. akku juga tidak pernah mendengar suaranya yang tinggi ketika berbicara dengan suaminya.. Aku hanya mendengar suara yang halus *kata-kata yang dia gunakan…* bahkan ketika terakhir aku mendengar suaminya agak kesal dengan tingkah anaknya,*sepertinya..

Dia hanya menenangkan kedua lelaki dalam rumah itu.. tentu dengan panggilan “sayang..”

Haaahh.. aku berpikir, jika saja setiap ibu sebegitu lembut..dan seorang istri yang sebegitu pengertian dan mesra pada suaminya.. betapa rumah itu akan sangat dirindukan oleh siapa pun yang pernah tinggal disana.

Aku membayangkan.. bagaimana keluarga ku nanti?

Aku pernah melihat seorang jilbaber, bahkan istri ustadz saja tidak selembut dan semesra itu.. benar jika dikatakan.. “Dont judge the book from the cover..”..

Okay, Nonk.. semangat untuk merubah diri..Lebih lembut dan perhatian lagi.. ^_^

This is story about me and my Neighborhood.. ^_^

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s